Muncul Kembali

Setelah vakum lagi, lagi, lagi, dan lagi, mencoba untuk menjalankan blog ini lagi.

Mencoba pasrah atas ujiannya, kembali melangkahmenyusuri garis takdir, bergerak menuju garis batas, menjenguk janji yg pastikan tiba, mau gak mau, suka gak suka.

PErtengahan ramadhan, ramadhan kedua tanpamu, yg tersayang, tercantik dan terindah, bidadari Silaen, Lien Yunita Silaen SH.

Selamat datang Ramadhan

Ahlan wa sahlan ya ramadhan,
Tak terasa sebentar lagi akan kembali tiba bulan penuh rahmat ini, tahun lalu kusambut dengan suka cita, namun tahun ini berbalut duka, kerana tak kan ada lagi candamu diwaktu sahur dan buka, kau telah pergi 14 februari 2015 kemarin, dan ramadhan kini tak kan lagi ada yg akan menggedor pintu kamarku saat ku tidur dirumah kita, tak kan ada lagi dering handphone, usahamu membangunkanku saat aku sahur di camp perusahaanku, tak kan ada lagi, sms masuk atau telpon yg menyapaku “assalamualaikum cantik” kerana kau telah beristirahat di pangkuan Nya, selamat jalan adikku Lien Yunita Silaen SH, selamat ramadhan untuk dirimu disana, I love you, we are loving you, tapi kita berasal dari Nya dan musti kembali kepada Nya. Foto-0021_e1

14 Februari 2015

Setiap detik berlalu dalam hidupku, bagiku hanyalah keindahan yang dihadiahkan oleh Nya kepadaku, terbayang saat februari 2012 engkau meneleponku, memohon kepadaku untuk meluangkan waktuku yg amat PADAT saat itu untuk hadir di acara yudisium S1 hukum mu, “kenapa gak yang lain aja yang hadir disana adikku” ? aku bertanya, sambil menangis kau menjawab “Mas Lian kerja, Ibu mengajar, Bapak gak bisa meninggalkan rutinitasnya,
“oke, ntar mamas susn dulu jadwalnya ya, insy Allah mamas akan ada disana nanti, tapi mungkin mamas disana tibanya pagi” jawabku
“Datang ya mas, kalo di pernikahan yudisium itu sama aja akad nikahnya, wisuda itu hanya sekedar resepsi, masa Teti g ada keluarga yang datang di acara sepenting itu” ujarmu
“Ndiew segitunya, hahaha” aku mentertawakan alasanmu, “Iya, mamas pasti hadir nanti” lanjutku

28 Februari 2012, sesuai janjiku aku hadiri yudisium mu adikku, kau berdandan cantik sekali, dengan senyum uang manis, dari lantai 2 gedung kesenian dayang merindu kusaksikan acara yudisiummu, selesai yudisium, kuberi kau ucapan selamat, kutraktir makan-makan walau kau risih karena dandananmu yg terlalu banyak pernak-pernik, tapi aku bersyukur karena perjuanganmu kuliahmu yg kau tempuh 18 km pergi pulang, terkadang hingga larut malam akhirnya selesai.

Waktu berlalu, kadang kutanya padamu, kenapa nggak pakai gelar “SH” yg udah disandang di Jarsos atau sehari-hari, kau menjawab “Untuk apa dipamerkan mas, gak dipasang juga kan Teti tetap udah “SH”, ntar kalo adek udah kerja dibidang hukum baru Teti pakai gelar itu” jawabmu

Terlalu banyak kenangan yang berlalu bersamu Adikku, hingga desember 2014, terkabar ayahanda kita sakit, Aku, Lian, engkau dan sibungsu fokus untuk kesembuhan ayahanda, alhamdulillah ayahanda membaik kondisi kesehatannya, diantara kabar kesehatan ayahanda kudengar dirimu pun sedang dalam kondisi kurang sehat, saat kutanya “Ah, cuma kecapekan aja kok mas” jawabmu, akhir januari 2015 Lian mengabarkan engkau di opname, seperti petir menyambar kudengar berita itu, tapi aku tetap berusaha tenang karena kupikir ada dokter yang udah kita percaya disana.

Pagipun datang, aku masih berfikir fokus pada pekerjaan, serasa langit runtuh saat tiba-tiba kuterima kabar engkau masuk ICU RSUD HM Raba’in, hari itupun juga aku kembali ke Muara Enim.

Aku langsung meminta diantar ke RS dimana engkau dirawat, menengok keadaanmu, hasil analisa dokter engkau terkena dispepsia, agak tenang hatiku, namun keesokan harinya aku merasa kurang yakin dengan diagnosa dokter tersebut, karena jika hanya masalah lambung, sepertinya g bakal kayak gini keadaanmu, apalagi kekasihku pun mempunyai masalah lambung.

Kecurigaanku terjawab, dokter kepercayaan keluarga kita yang diamini oleh dokter ahli syaraf menyatakan engkau positif meningitis.

Beberapa hari kemudian engkau dirujuk ke RSUP Muhammad Husin palembang untuk dirawat dan diobati, kekasihku turut menjagamu selama engkau dirawat dan saat engkau dioperasi, pun setelah engkau dioperasi.

hari Jum’at 13 februari 2015 ibu dan ayah kekasihku datang menjengukmu, 14 Februari 2015 engkau berpulang ke hadirat Nya, selamatjalan adikku Lien Yunita Silaen SH azan yg kukumandangkan ditelingamu, adalah hadiah terakhir dariku #RIP_Lien_Yunita_Silaen

Detak Langkah

Sepertinya tahun ini luar biasa banget, di tutup dengan kegagalan diakhir tahun 2012, lalu rentetan kegagalan hingga kepertengahan tahun 2013, ada apa ini, yang pasti g pernah ada durian montong atau durian petruk deh,
beberapa teman yang sok akrab sering bertanya “kenapa g kau perjuangkan lebih keras “bro” ” ?
jawabku : tidak akan pernah, semakin keras kuperjuangkan, saat aku gagal maka yg terluka paling dalam tidak pernah orang lain selain kedua orang tua ku yg mencintaiku, dan aku takkan mencari pembenaran dari sebuah jejak keraguan, yang aku takutkan nanti pada akhirnya aku hanya kembali menorehkan arang hitam kemuka ayahanda, dan jelas akan membikin malu keluarga (ebiet G ADE),
saat aku menemui jalan buntu aku pasti melepas, cari lagi alternatif lain, yang buat agak terpukul, kenapa serentak macet sih ???
perasaan ujian jenin ninja saga aja g separah ini deh
😦
tapi sebenarnya opsi mundur pun tidak selalu benar, hanya terkadang saat kita udah mengusahakan titik temu namun tetap tertolak, lebih baik bubar daripada terpuruk dan makin memperhinakan diri sendiri.

Tulisan ini muncul di blogg ini setelah terlalu lama vakum, yah maklumlah sang admin mesti harus cari receh untuk beli beras, tapi bukan itu sih penyebabny, lebih difaktor waktu, tulisan diatas cuma detak langkah, satu dari derap langkah panjang sang musafir.
LoveandpeacE

tulisan uber tayang

Februari kemarin, udah siap-siap mau bikin tulisan awal maret, ternyata kesehatan dan kesibukan gak memberi ruang untuk menulis, jujur aja kalo menulisnya grabak-grubuk takut aja ada yang tersinggung, apalagi sedang panas-panasnya pencitraan, daripada terseret lebih baik menulis seadanya dulu.

Sebuah ucapan selamat untuk yang tersayang adikku, atas wisudanya pada 28 februari kemarin, sehingga ia resmi mendapat gelar SH, semoga aja kedepannya dia mampu menjadi penguat pilar hukum negeri ini.

Tulisan uber tayang ini harus segera saya akhiri, karena kondisi tubuh saya belum terlalu sehat untuk mencabik-cabik keyboard ini, sambil memikirkan isi tulisannya…

xaxaxa, maaf ya

🙂

I am not Owner

aku berkelana melintasi bumi andalas, dari kota kecil tanjung enim, menuju penjuru andalas, dari tahun 2005 hingga saat ini, mencari pelajaran hidup mencari jati diri, belajar mesin motor 70 cc hingga saat ini mempelajari detroit engine, semua kulalui sendiri, bukan sebagai owner bukan pula sebagai manajer, tapi sebagai pengelana papa yang diberi fasilitas gaji yang kadang cukup kadang pula dicukup-cukupkan, aku tak munafik aku juga pemburu harta, wanita.tahta, tapi itu tidak seberat cintaku pada dunia ilmu, tidak sebesar cintaku pada persaudaraan ditempat baru, tidak pula sepenasaran aku akan jati diriku, aku hanya bersemangat pada ilmu pengetahuan yang aku belum sempat menyentuhnya, waktu terus berlalu dan sejarah telah menjadi saksi, kegagalanku bukan karena faktor IQ, atau kejujuranku, tetapi lebih karena teralihnya perhatianku pada wanita, maka untuk seorang bidadari bumi yang ku kagumi kesabarannya, ku mohon beri aku waktu, untuk berjalan sendiri sementara ini, bukan mencari penggantimu, setidaknya biarkan aku kembali menikmati petualangan ini sebentar saja, tanpa harus mengalihkan perhatianku dari rumitnya sistem CT & CT.

wahai penguasa hati, kembalikanlah sikapnya kembali seperti ia yang ku kagumi, dia yang sabar menanti, bukan ia yang merengek, merajuk, mengeluh, yang menyebabkan aku kehilangan fokus disini, pada saat meeting maupun saat meneliti kerusakan.

Aku disini bukanlah seorang owner, bukan pemilik usaha, bukan manajer, hanya pengelana yang digaji dan diberi pakaian seragam, aku pun ditempatkan dan ditugaskan oleh yang memberiku fasilitas itu, maka apa dayaku

8 pertanyaan jebakan saat test wawancara

Wawancara/Interview Kerja
Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara.

Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara:

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda? Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.
disalin dari sumber

SATU YANG TERTUNDA

teman facebook yang udah duluan jadi penulis….

Buku ini ditulis oleh salah satu teman FB saya AGUSTINI SUCININGTIAS, seorang pengagum bunda PIPIET SENJA, yang akhirnya meluncurkan sebuah buku yang berjudul TAWA KECIL SANG BIDADARI

agustini suciningtias
TAWA KECIL SANG BIDADARI

konon penulis adalah penderita lupus, belum banyak info yang saya dapat tentang buku ini, tapi info lebih lanjut insya Allah bisa klik langsung dari gambar buku ini

SELINTAS IKLAN

bukubaru,lovepassword.blogspot.com,bloger,jadi,pengarang,buku,kenapa,tidak

sebenarnya aq gak dibayar oleh pengarangnya….
cuma karena aq juga berharap bisa mengikuti jejak kesuksesan beliau menjadi penulis maka aq khususkan halaman ini untuk referensi kalo ada teman-teman yang mau cari buku-buku fresh
1. METADATA UNDER COVER

foto sampul
buku baru

harga sekitar Rp.26.800,-
Isi : Seputar Metadata, Metadata dan Bahaya Privasi , Bagaimana mengelola Metadata, Membaca Metadata , Bagaimana membersihkan menghapus metadata dalam upaya melindungi Privasi dan Data, termasuk juga bagaimana melakukan Rekayasa Terhadap Metadata sehingga menciptakan kesan sesuai yang diinginkan.

2.Anti Forensik Uncensored : Mengatasi Investigasi Komputer Forensik

UDAH TERBIT
BUKU ANTI FORENSIK

harga sekitar Rp.49.800,-
(mahal T_T)
tapi isinya bro
Teknik Anti Forensik yang sifatnya menyamarkan versus Teknik yang lebih brutal yang langsung menyerang software Komputer Forensik.Kemudian dibahas juga : Teknik-teknik Anti Forensik yang cukup mudah ilakukan mulai dari manipulasi file semacam manipulasi signature file dengan hex editor untuk mempersulit pelacakan software forensik tertentu, mengubah metadata khususnya tanggal-tanggal file sehingga kapan file diakses, disimpan, dibuat dsb menjadi sulit dilacak bahkan mengacaukan pelacakan. dan masih banyak lagi…….

nah yang ini keren, sayangnya membeberkan semuanya, kalo mau jadi penjahat kayaknya bisa pake buku ini kang EKO ?